Jabfung

PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL ADMINKES AHLI

A. Latar Belakang
Upaya peningkatan profesionalisme sumber daya manusia kesehatan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan profesional yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, memerlukan adanya tenaga kesehatan yang ditugaskan secara penuh untuk melaksanakan kegiatan pengamatan, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat di bidang epidemiologi kesehatan secara profesional.

Di bidang administrasi kesehatan, upaya menjamin pembinaan karier kepangkatan, jabatan dan peningkatan profesionalisme dipandang perlu menetapkan jabatan fungsional administrasi ahli  kesehatan. Hal ini sudah terwujud berdasarkan  Keputusan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor 42/KEP/M.PAN/12/2000 ttg Jabatan fungsional administrator Kesehatan dan Angka Kreditnya.

Salah satu persyaratan dalam pengangkatan ke dalam jabatan fungsional administrasi kesehatan ahli adalah melalui pendidikan dan pelatihan bagi tenaga fungsional di bidang administrasi kesehatan ahli sesuai kompetensi masing-masing dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga tersebut melaksanakan tugasnya sebagai pemegang jabatan fungsional administrator kesehatan ahli .

Sehubungan dengan adanya persyaratan tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan dasar bagi para calon pejabat fungsional Administrasi Kesehatan Masyarakat Ahli, karena salah satu upaya menyiapkan pejabat fungsional Administrasi Ahli dalam pengembangan kariernya adalah melalui pelatihan. Pelatihan dasar Administrasi Ahli ini diperuntukkan bagi jenjang jabatan Administrator Kesehatan Ahli.

Agar dapat mengembangkan karier secara optimal diperlukan adanya pelatihan jabatan fungsional Administrasi Kesehatan secara baik yang meliputi arah dan kebijakan diklat aparatur, jabatan fungsional administrasi kesehatan dan dasar etik profesi administrasi kesehatan ahli.  Oleh karena itu, IAKMI dan Bapelkes Jawa Tengah bekerjasama mengadakan Pelatihan Jabatan Fungsional Administrator  Kesehatan Masyarakat Ahli Tahun 2019.

B. Nama Pelatihan
Pelatihan Jabatan Fungsional Administrator Kesehatan Masyarakat Ahli Tahun 2019.

C. Tujuan Pelatihan
1. Melaksanakan persiapan pelayanan administrasi kesehatan.
2. Menyusun kebijakan program kesehatan.
3. Mengorganisasi pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.
4. Memfasilitasi pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.
5. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.
6. Melaksanakan perijinan institusi dan sertifikasi produk-produk yang terkait dalam bidang kesehatan.
7. Memahami prosedur perijinan institusi dan pemberi jasa di bidang kesehatan.
8. Melaksanakan penilaian dan penyajian hasil akreditasi institusi dan program-program kesehatan.
9.Memahami sertifikasi tenaga kesehatan dan produk yang tekait dengan bidang kesehatan.
10. Memahami pembuatan karya tulis/ilmiah.
11. Menyusun kerangka acuan dan laporan.
12. Menghitung angka kredit dan mengajukannya dalam bentuk DUPAK.

D. Kriteria Peserta
1. Pegawai Negeri Sipil.
2. Pendidikan serendah-rendahnya Sarjana/D-IV Administrasi Kesehatan atau Sarjana/D-IV Kesehatan.
3. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda, golongan III/a.
4. Memiliki pengalaman dalam kegiatan administrasi kesehatan sekurang-kurangnya 2 tahun.
5. Usia setinggi-tinggi nya 8 (delapan) tahun sebelum mencapai  batas usia pensiun.

E. Pelaksanaan
Tempat
Bapelkes Provinsi Jawa Tengah Kampus Wonosobo

Hari, tanggal
Angkatan I: 6 – 17 Oktober 2019

Alokasi waktu
90 JPL @45 menit, selama 10 hari

Peserta
Jumlah peserta maksimal untuk satu kelas/angkatan adalah 30 orang, apabila sudah terpenuhi kuota maka akan kami tutup; dan apabila tidak memenuhi kuota maka pelaksanaan akan kami informasikan kemudian.

Bentuk kegiatan
1. Ceramah singkat dan tanya jawab.
2. Curah pendapat, untuk penjajagan pengetahuan dan pengalaman peserta terkait dengan materi yang diberikan.
3. Penugasan berupa: diskusi, simulasi, praktik lapangan, dan latihan menghitung angka kredit.

Materi
1. Arah dan Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Jawa Tengah, Anti korupsi dan JKN di Jawa Tengah.
2. Kebijakan diklat aparatur.
3. Dasar-dasar administrasi kesehatan.
4. Jabatan fungsional administrator kesehatan.

F. Biaya
1. Kontribusi biaya penyelenggaraan pelatihan sebesar Rp 6.000.000,- untuk setiap peserta.
2. Biaya ini tidak termasuk transportasi dan uangn saku/harian peserta).
3. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke Rekening BNI Nomor 0359818870 atas nama Pengda IAKMI Jateng.

G. Pendaftaran
Pendaftaran peserta pelatihan jabfung adminkes dapat diklik disini

H. Narahubung
Prasojo: 082138631945

 

PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL EPIDEMIOLOGI AHLI

A. Latar Belakang
Upaya peningkatan profesionalisme sumber daya manusia kesehatan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan profesional yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, memerlukan adanya tenaga kesehatan yang ditugaskan secara penuh untuk melaksanakan kegiatan pengamatan, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat di bidang epidemiologi kesehatan secara profesional.

Di bidang epidemiologi kesehatan, upaya menjamin pembinaan karier kepangkatan, jabatan dan peningkatan profesionalisme dipandang perlu menetapkan jabatan fungsional epidemiologi kesehatan. Hal ini sudah terwujud dengan adanya Keputusan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor 17/KEP/M.Pan/11/2000, tentang Jabatan Fungsional Epidemiologi Kesehatan dan Angka Kreditnya, yang terdiri dari Epidemiologi Terampil dan Epidemiologi Ahli.

Epidemiologi ahli adalah Jabatan fungsional epidemiologi kesehatan keahlian yang pelaksanaan tugasnya meliputi kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pengetahuan, penerapan konsep dan teori, ilmu dan seni untuk memecahkan masalah dan pemberian pengajaran dengan cara yang sistematis di bidang epidemiologi kesehatan.

Salah satu persyaratan dalam pengangkatan ke dalam jabatan fungsional epidemiologi adalah melalui pendidikan dan pelatihan bagi tenaga fungsional di bidang epidemiologi sesuai kompetensi masing-masing dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga tersebut melaksanakan tugasnya sebagai pemegang jabatan fungsional epidemiologi kesehatan yang ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Menteri Negara No.17/KEP/M.Pan/11/2000 Tentang Jabatan Fungsional Epidemiologi Kesehatan dan Angka Kredit.

Sehubungan dengan adanya persyaratan tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan dasar bagi para calon pejabat fungsional Epidemiologi Ahli, karena salah satu upaya menyiapkan pejabat fungsional Epidemiologi Ahli dalam pengembangan kariernya adalah melalui pelatihan. Pelatihan dasar Epidemiologi Ahli ini diperuntukkan bagi jenjang jabatan Epidemiologi Ahli.

Agar dapat mengembangkan karier secara optimal diperlukan adanya pelatihan jabatan fungsional epidemiologi secara baik yang meliputi arah dan kebijakan diklat aparatur, jabatan fungsional epidemiologi kesehatan dan dasar etik profesi epidemiologi kesehatan.  Oleh karena itu, IAKMI dan Bapelkes Jawa Tengah bekerjasama mengadakan Pelatihan Jabatan Fungsional Epidemiologi Kesehatan Jenjang Ahli Tahun 2019.

B. Nama Pelatihan
Pelatihan Jabatan Fungsional Epidemiologi Kesehatan Jenjang Ahli Tahun 2019.

C. Tujuan Pelatihan
1. Mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Epidemiologi.
2. Melakukan pengamatan epidemiologi.
3. Melakukan penyelidikan epidemiologi.
4. Melakukan pencegahan dan pemberantasan penyakit.
5. Memberdayakan masyarakat.
6. Membuat karya tulis ilmiah bidang epidemiologi kesehatan.
7. Mengembangkan teknologi tepat guna di bidang epidemiologi kesehatan.
8. Menghitung angka kredit dan mengajukan DUPAK

D. Kriteria Peserta
1. Minimal pendidikan Sarjana/DIV Bidang Kesehatan sesuai kualifikasi yang ditentukan.
2. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda, golongan ruang III/a.
3. Telah mengikuti pendidikan dan pelatihan prajabatan dan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat.

E. Pelaksanaan
Tempat
Bapelkes Provinsi Jawa Tengah Kampus Wonosobo

Hari, tanggal
Angkatan I: 6 – 17 Oktober 2019

Alokasi waktu
90 JPL @45 menit, selama 10 hari

Peserta
Jumlah peserta maksimal untuk satu kelas/angkatan adalah 30 orang, apabila sudah terpenuhi kuota maka akan kami tutup; dan apabila tidak memenuhi kuota maka pelaksanaan akan kami informasikan kemudian.

Bentuk kegiatan
1. Ceramah singkat dan tanya jawab.
2. Curah pendapat, untuk penjajagan pengetahuan dan pengalaman peserta terkait dengan materi yang diberikan.
3. Penugasan berupa: diskusi, simulasi, praktik lapangan, dan latihan menghitung angka kredit.

Materi
1. Arah dan Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Jawa Tengah, Anti korupsi dan JKN di Jawa Tengah.
2. Kebijakan diklat aparatur.
3. Dasar-dasar epidemiologi kesehatan dan etik profesi epidemiologi kesehatan.
4. Jabatan fungsional epidemiologi kesehatan.

F. Biaya
1. Kontribusi biaya penyelenggaraan pelatihan sebesar Rp 6.000.000,- untuk setiap peserta.
2. Biaya ini tidak termasuk transportasi dan uangn saku/harian peserta).
3. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke Rekening BNI Nomor 0359818870 atas nama Pengda IAKMI Jateng.

G. Pendaftaran
Pendaftaran peserta pelatihan jabfung adminkes dapat diklik disini

H. Narahubung
Prasojo: 082138631945

 

PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT AHLI

A. Latar Belakang
Upaya peningkatan profesionalisme sumber daya manusia kesehatan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan profesional yang bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat, memerlukan adanya tenaga kesehatan yang ditugaskan secara penuh untuk melaksanakan kegiatan pengamatan, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat di bidang epidemiologi kesehatan secara profesional.

Di bidang penyuluh kesehatan, upaya menjamin pembinaan karier kepangkatan, jabatan dan peningkatan profesionalisme dipandang perlu menetapkan jabatan fungsional penyuluh ahli  kesehatan. Hal ini sudah terwujud berdasarkan Surat  Keputusan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor 58/KEP/M.PAN/8/2000 tanggal 14 Agustus 2000, yang terdiri dari Penyuluh Kesehatan Masyarakat Terampil dan Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli.

Salah satu persyaratan dalam pengangkatan ke dalam jabatan fungsional penyuluh kesehatan adalah melalui pendidikan dan pelatihan bagi tenaga fungsional di bidang penyuluh kesehatan  sesuai kompetensi masing-masing dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga tersebut melaksanakan tugasnya sebagai pemegang jabatan fungsional penyuluh kesehatan.

Sehubungan dengan adanya persyaratan tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan dasar bagi para calon pejabat fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli, karena salah satu upaya menyiapkan pejabat fungsional Penyuluh Ahli dalam pengembangan kariernya adalah melalui pelatihan. Pelatihan dasar Penyuluh Ahli ini diperuntukkan bagi jenjang jabatan Penyuluh Ahli.

Agar dapat mengembangkan karier secara optimal diperlukan adanya pelatihan jabatan fungsional penyuluh kesehatan secara baik yang meliputi arah dan kebijakan diklat aparatur, jabatan fungsional penyuluh kesehatan dan dasar etik profesi penyuluh kesehatan ahli.  Oleh karena itu, IAKMI dan Bapelkes Jawa Tengah bekerjasama mengadakan Pelatihan Jabatan Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Tahun 2019.

B. Nama Pelatihan
Pelatihan Jabatan Fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Tahun 2019.

C. Tujuan Pelatihan
1. Mengetahui rencana strategis Kemenkes dan Kebijakan Promosi Kesehatan.
2. Memahami etika profesi Penyuluh Kesehatan Masyarakat.
3. Memahami tugas-tugas pemangku jabatan fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat.
4. Mempraktikan penilaian angka kredit jabatan fungsional Penyuluh Kesehatan Masyarakat.
5. Memahami strategi promosi kesehatan.
6. Menyusun perencanaan, monitoring dan evaluasi PKM/promkes.
7. Memahami konsep perilaku kesehatan dan perubahannya.
8. Memahami konsep komunikasi.
9. Menggunakan metode dan teknik PKM/Promkes.
10. Mendesain media PKM/Promkes.
11. Memahami riset kuantitatif dan kualitatif.
12. Memahami strategi penulisan karya tulis ilmiah.

D. Kriteria Peserta
1. Peserta terdiri dari petugas puskesmas/dinas kesehatan kabupaten/kota  yang ada di Jawa Tengah.
2. Berijazah serendah-rendahnya Sarjana (S1)/Diploma IV Kesehatan.
3. Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda, golongan ruang IIIa.
4. Telah menjadi PNS.
5. Belum pernah mengikuti diklat jabatan fungsional PKM sebelumnya

E. Pelaksanaan
Tempat
Bapelkes Provinsi Jawa Tengah Kampus Wonosobo

Hari, tanggal
Angkatan I: 20 – 31 Oktober 2019

Alokasi waktu
90 JPL @45 menit, selama 10 hari

Peserta
Jumlah peserta maksimal untuk satu kelas/angkatan adalah 30 orang, apabila sudah terpenuhi kuota maka akan kami tutup; dan apabila tidak memenuhi kuota maka pelaksanaan akan kami informasikan kemudian.

Bentuk kegiatan
1. Ceramah singkat dan tanya jawab.
2. Curah pendapat, untuk penjajagan pengetahuan dan pengalaman peserta terkait dengan materi yang diberikan.
3. Penugasan berupa: diskusi, simulasi, praktik lapangan, dan latihan menghitung angka kredit.

Materi
1. Arah dan Kebijakan Pembangunan Kesehatan di Jawa Tengah, Anti korupsi dan JKN di Jawa Tengah.
2. Kebijakan program PKM/Promkes.
3. Jabatan fungsional PKM.
4. Etika profesi penyuluh kesehatan masyarakat.

F. Biaya
1. Kontribusi biaya penyelenggaraan pelatihan sebesar Rp 6.000.000,- untuk setiap peserta.
2. Biaya ini tidak termasuk transportasi dan uangn saku/harian peserta).
3. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke Rekening BNI Nomor 0359818870 atas nama Pengda IAKMI Jateng.

G. Pendaftaran
Pendaftaran peserta pelatihan jabfung adminkes dapat diklik disini

H. Narahubung
Prasojo: 082138631945